Bukan di Bengkulu, Guru Ini Bergaji 15.000 Per Bulan

TEDLINE.id – Polemik rendahnya insentif guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral memperlihatkan guru yang hanya menerima insentif bersih sebesar Rp15.000. Untungnya, polemik tersebut bukan terjadi di Provinsi Bengkulu, melainkan di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Video tersebut menampilkan rincian penghasilan seorang guru PPPK paruh waktu yang menerima gaji kotor sekitar Rp55.000. Namun setelah dipotong iuran BPJS Kesehatan, jumlah yang diterima hanya tersisa sekitar Rp15.000. Kondisi itu menuai keprihatinan masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Menanggapi polemik tersebut, Bupati Sumedang memberikan penjelasan bahwa nominal tersebut terjadi akibat skema penghasilan PPPK paruh waktu yang berbeda dengan guru berstatus penuh. Ia menegaskan, guru yang diangkat sebagai PPPK paruh waktu tidak lagi diperbolehkan menerima honor dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sehingga penghasilan yang diterima menjadi jauh berkurang.

“Ini bukan berarti pemerintah daerah tidak peduli. Ada aturan yang harus kami patuhi, terutama terkait status kepegawaian dan sumber pendanaan,” ujar Bupati Sumedang.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan langkah perbaikan untuk meningkatkan kesejahteraan guru PPPK paruh waktu. Salah satunya dengan mengalokasikan tambahan insentif melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemkab Sumedang menargetkan besaran insentif guru PPPK paruh waktu ke depan berada pada kisaran Rp250.000 hingga Rp750.000 per bulan, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan beban kerja masing-masing guru.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong adanya kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat agar regulasi terkait PPPK paruh waktu dapat lebih berpihak pada kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk peluang mendapatkan tunjangan profesi guru.

Bupati berharap polemik ini menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan tidak ada lagi guru yang menerima penghasilan di bawah batas kewajaran.

Baca Juga :  Maraknya Siswa Nakal, Wagub Mian: Akibat Guru Jarang Masuk Kelas

“Kami berkomitmen mencari solusi terbaik agar para guru tetap sejahtera dan dapat menjalankan tugas mendidik dengan tenang,” pungkasnya.

Previously

Pemprov Bengkulu Bantu 2.024 RTM Pasang Listrik Gratis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TedLINE.id
advertisement
advertisement