Bank Bengkulu Usulkan 2 Calon Komisaris Indepenpen

TEDLINE.id – Di tengah dinamika ekonomi global serta tuntutan penguatan permodalan industri perbankan, Bank Bengkulu selaku Bank Pembangunan Daerah mampu menunjukkan resiliensi yang solid dan kinerja yang bertumbuh positif.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu yang berlangsung di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu, pada Rabu (28/1) diketahui capaian kinerja keuangan Bank Bengkulu erdasarkan laporan keuangan total aset Bank Bengkulu tercatat sebesar Rp11,190 triliun, tumbuh 8,06% dibandingkan tahun sebelumnya.

Terkait capain tersebut Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, berharap kontribusi tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu secara luas.

“Dengan semangat transformasi, profesionalisme, dan kolaborasi, kita optimis Bank Bengkulu akan
terus memperkuat perannya sebagai penggerak perekonomian daerah, mitra pembangunan yang terpercaya, serta institusi perbankan yang berdaya saing dan berkelanjutan,” kata gubernur.

Kepada awak media, gubernur mejelaskan dalam RUPS ini juga dilakukan pembahasan terkait usulan nama untuk posisi Komisaris Independen.

“Kita tadi juga mengusulkan untuk Komisaris Independen. Nama yang diusulkan Aprikie Putra Wijaya dan Sulian Risman. Ada dua orang,” singkat gubernur.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Plt. Ditektur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, menyebut pada tahun 2025 penyaluran kredit meningkat 5,45% menjadi Rp7,816 triliun, sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 2,52% mencapai Rp8,205 triliun.

“Dari sisi profitabilitas, Bank Bengkulu membukukan laba setelah pajak sebesar Rp135,146 miliar, meningkat signifikan 34,70% dibandingkan tahun 2024,” terangnya.

Kinerja tersebut ditopang oleh rasio keuangan yang tetap terjaga pada level yang sehat, dengan ROA sebesar 1,64%, ROE 9,51%, serta Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,11%. Posisi modal inti per 31 Desember 2025 sebesar Rp1,453 triliun semakin memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis yang pruden dan berkelanjutan.

Baca Juga :  6.000 Ton Beras Telah ditargetkan Oleh Pemkot Bengkulu pada Tahun 2025

Dukungan terhadap sektor produktif, khususnya UMKM, tetap menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi yang erat dengan pemerintah daerah, lembaga, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan bank bengkulu di tengah tantangan digitalisasi dan ketidakpastian ekonomi global.

“Kolaborasi ini sekaligus mempertegas
peran Bank Bengkulu dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Previously

Gubernur Bengkulu Teken MoU dengan BPKP Pusat, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Keuangan Daerah

Next

14 Pejabat Eselon II Pemprov Bengkulu Dilantik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TedLINE.id
advertisement
advertisement